tabscript

Wednesday, August 31, 2011

Jalur Mudik Paling Nyaman

Melihat kondisi kemacetan parah yang terjadi baik di jalur Pantura maupun Jalur Selatan Jawa Barat, penulis menjadi prihatin dan ingin berbagi informasi. Karena disadari atau tidak, acara mudik yang seharusnya sekaligus menghilangkan penat/liburan, telah bergeser menjadi acara bermacet ria. Bayangkan, berapa pemborosan bahan bakar karena lalu lintas macet. Kerabat saya yang datang ke Yogyakarta dari Jakarta, masing-masing menggunakan jalur yang berbeda, menempuh 27 - 36 jam, hanya untuk jarak sekitar 600 - 700 km Jakarta-Yogyakarta. Belum lagi kerewelan anak-anak mereka dan kerepotan melayani kebutuhan lansia yang kebetulan harus sering mampir di pelayanan BBM hanya untuk sekadar mencari kamar kecil.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kepadatan mudik biasanya terjadi pada akhir pekan dimulainya cuti masal yang diberlakukan pemerintah. Kali ini, puncak mudik adalah hari Jumat malam (26 Agustus 2011) hingga Sabtu paginya. Jalur yang menjadi favorit kemacetan (setan macet paling suka lewat jalan ini) biasanya adalah di:

JALUR PANTURA:
  1. Gerbang Tol Cikarang Utama
  2. Gerbang Tol Dawuan-Bukit Indah
  3. Pintu Gerbang Cikopo
  4. Cikampek terutama simpang Jomin
  5. Sepanjang Cikampek  hingga Pintu Tol Palimanan
JALUR SADANG-SUBANG-KADIPATEN
Jalur ini adalah alternatif, dan menjadi rute favorit yang digunakan oleh polisi untuk membuang/memecahkan kebuntuan traffic yang terjadi di Gerbang Tol Cikopo arah Cikampek/Simpang Jomin.
  1. Gerbang Tol Sadang
  2. Pertigaan Sadang
  3. Kalijati
  4. Subang
  5. Pertigaan Kadipaten-Majalengka
JALUR SELATAN
  1. Gerbang Tol Padalarang
  2. Gerbang Tol Cileunyi
  3. Persimpangan Cileunyi-Rancaekek
  4. Rancaekek-Nagrek
  5. Nagrek-Limbangan
  6. Limbangan-Malangbong
Dari sini bisa ditarik kesimpulan, pemudik bisa menempuh jalan yang lebih lancar jika menghindari simpul-simpul kemacetan diatas.
Dengan sedikit menggunakan jalur yang lebih smart, coba bandingkan dengan  rute berikut ini:

Pengalaman penulis tahun 2008 ketika terjadi kemacetan parah sejak Cikarang Barat hingga Gerbang Tol Cikopo yang disiarkan lewat radio lokal, penulis segera mengambil langkah antisipasi dengan keluar lewat Gerbang Tol Karawang Barat (A) pada Peta di bawah ini. Lewat Jalan Raya Kosambi (B), penulis berusaha mencapai Purwakarta melalui rute Jalan Raya Kosambi-Curug-Jalan Raya Industri dan tembus di Purwakarta (C). Jalur ini sangat lancar, meskipun ada beberapa bagian yang rusak, namun belum sampai mengganggu kenyamanan dan jadwal perjalanan.


Dari Purwakarta, sebaiknya kita cek (bisa via radio atau tanya polantas di Pos masuk Purwakarta) mengenai kondisi lalulintas Sadang-Kalijati-Subang. Dari sini ada 2 rute favorit untuk menghindari kemacetan di Pantura dan Jalur Selatan yaitu:
  1. Jalur Tengah Utara (Sadang-Kalijati-Subang-Kadipaten-Majalengka-Cikijing-Tasikmalaya)
  2. Jalur Tengah Selatan (Purwakarta-Wanayasa-Sagalaherang-Cisalak-Sumedang-Wado-Malangbong)
Untuk lebih lengkap menyusuri kedua jalur diatas, klik salah satu jalur tersebut.

Artikel Terkait:

Related Post



0 comments: